Saturday, October 02, 2010

Facebook dan Skype Bergabung, Fesbuker Bakal Bisa Video Call

Kabar gembira bagi para Facebooker, karena sebentar lagi para pengguna jejaring sosial ini bakal bisa lakukan Voice Call bahkan juga Video Call selaknya menggunakan akun Skype di menu Facebook, ini akan terealisasi karena jejaring sosial Facebook dan penyedia layanan telepon lewat internet, Skype dikabarkan tengah menjajaki kerjasama untuk menggabungkan keunggulan teknologi komunikasi keduanya. Bila terwujud, hanya dengan satu akun, pengguna Facebook bisa terhubung ke jaringan Skype, sekaligus memanfaatkan seluruh layanan komunikasi teks maupun teleponnya.
Kerjasama antara Facebook dan Skype akan mempermudah para fesbuker kontak dengan suara atau video
Kerjasama antara Facebook dan Skype akan mempermudah para fesbuker kontak dengan suara atau video
“Pengguna Facebook nantinya bisa mengirimka pesan pendek, chating, dan video chat dengan semua temannya melalui jaringan Skype,” tulis Wall Street Journal seperti dikutip Zeenews, Jumat (1/10).Kabar yang beredar kerjasama akan direalisasikan pekan depan.
Jika terlaksana, ini merupakan ancaman baru bagi Google, yang kini terus berupaya membangun jaringan sosialnya sendiri yang berplatform Gmail yakni Google Buzz. Hasil survei comScore selama Agustus menunjukan, pengguna internet Amerika menghabiskan waktunya selama 41,1 miliar menit untuk menggunakan Facebook. Angka lebih rendah yakni 39,8 miliar menit untuk mengutak-atik Google.
Pihak Facebook maupun Skype belum bersedia berkomentar soal hal ini. Namun, mengutip sumber yang terlibat langsung dalam kerjasama ini, Wall Street Journal mengatakan, kepastian keduanya bergabung bisa dilihat dari hasil akhir pengembangan program Skype 5. Skype merupakan penyedia jaringan telepon internet gratis untuk sesama Skype. Skype juga menyediakan layanan komunikasi ke telepon rumahan atau ponsel dengan tarif sangat murah.
read more...

8 Kesalahan Yang Biasa Dilakukan Cewe Waktu Pacaran

1. Ingin Mengubah Sifat dan Kebiasaan Cowok Cewek yang selalu maunya mengubah cowoknya adalah cewek yang bawel, cerewet, banyak bacot, dan full of crap. Kebiasaan yang dalam bahasa Inggrisnya disebut "nagging" ini pada akhirnya akan mengurangi daya tarik kamu secara drastis. Maka dari itu, kalau kamu mau cowok yang rapi, cari cowok yang rapi. Kalau mau cowok yang bersih, cari cowok yang bersih! Kalau mau yang kaya, cari yang kaya! Kalau mau cowok yang nurut, cari yang nurut. 2. Menomorduakan Cowok Cowok mana sih yang mau aja dinomorduakan, dinomortigakan, atau diberi prioritas yang lebih rendah lagi dalam dunia seorang cewek? Jawabannya hanya ada satu. Cowok lossy! Pada dasarnya cowok memilih lebih baik dia mencari cewek lain lagi di mana dia selalu menjadi nomor satu. 3. Ngambek Tujuh Hari & Tujuh Malam Kamu pikir cowok suka sama cewek yang sekali marah bisa ngambektujuh hari dan tujuh malam? Misalnya saya yang jadi cowoknya sih, kalau kamu mau begitu ya terserah. Mendingan selama kamu lagi ngambek, saya cari cadangan pengganti kamu. Kecuali pacar kamu adalah seorang cowok lossy, salah salah begitu ngambek kamu hilang, kesabaran dia pun udah hilang. 4. Menuntut Cowok untuk Membaca Pikiran Cewek Kalau cowok salah beli hadiah ulang tahun kamu, kamu bilang dia nggak memperhatikan kesukaan kamu. Kalau dia pilih pergi sama temannya gara gara kamu bilang terserah dia mau ke mana, kamu bilang dia lebih mementingkan temannya.Kalau dia ajak kamu makan di restoran yang salah, kamu bilang dia nggak tau makanan kesukaan kamu. Kalau dia berkeras traktir kamu melulu, kamu bilang dia ada maunya. Cewek sering protes kalau cowoknya nggak punya ide, tapi cewek sendiri kalau punya ide nggak mau bilang terang terangan. Mungkin cowok dan cewek nggak jauh berbeda, tapi paling nggak, cowok umumnya nggak ngambek kalau ceweknya salah menebak keinginannya. Karena itu ya cewekcewek, jangan harapkan cowok kamu untuk bisa membaca pikiran kamu. Kemungkinan besar mereka nggak akan pernah bisa! 5. Menyebut Kekurangan Cowoknya di Depan Umum Cowok yang mau dipermalukan oleh ceweknya di depan umum adalah cowok lossy, dan itu udah nggak ada tawar menawar lagi. Kalau cowok kamu kabur gara gara ini, mungkin kamu perlu pasang rem yang pakem di mulut kamu. Yang perlu kamu jaga adalah hal hal yang sifatnya pribadi. Kalau kamu merasa bahwa kamu sering mempermalukan cowok kamu di depan umum, mungkin ini pertanda tidak puasnya kamu terhadap hubungan kamu berdua. Coba kamu pikir baikbaik dan analisa apa yang kurang, daripada hanya bisa buka mulut dan nggak mengerjakan apaapa. 6. Berpandangan Bahwa Cowok Harus Selalu Membayar Hanya ada satu situasi di mana cewek sama sekali nggak keberatan membayar: kalau untuk keperluannya sendiri. Apakah kamu cewek yang seperti ini? Kalau kamu jawab iya, artinya kamu adalah seorang gold digger. Kalau cewek mau disejajarkan dengan cowok, kenapa nggak traktir cowok sesering cowok traktir cewek? Kenapa cowok harus membayar melulu? Hubungan percintaan yang benar adalag saling memberi dan menerima dan bukan menerima terus atau memberi terus. 7. Terlalu Mementingkan Teman Teman Cewek sesekali boleh mementingkan kepentingan sobat sobat cewek Anda tapi jika kamu sebagai cewek terus atau sering berperilaku seperti ini maka jangan salah jika cowok anda meninggalkan anda. 8. Harus Diperlakukan Seperti Ratu Agung Kalau kamu maunya diperlakukan seperti ratu agung terus menerus, artinya kamu adalah cewek yang maunya menerima melulu dan jarang mau memberi. Mengapa cewek menuntut untuk disamakan dengan cowok dan secara bersamaan juga minta ditempatkan pada posisi yang lebih tinggi seperti ratu agung? Mana konsistensinya? Inilah bukti di mana cewek tipe ini hanya mau enaknya saja. Kalau kamu cewek yang selalu minta diperlakukan seperti ratu agung, mungkin kamu perlu segera mulai memperlakukan cowok kamu seperti raja agung sebelum dia kabur.
read more...

Memahami fenomena Kepribadian Ganda

Mungkin tidak ada orang yang benar-benar bisa memahami masalah kepribadian ganda. Sebelum abad ke-20, gejala psikologi ini selalu dikaitkan dengan kerasukan setan. Namun, para psikolog abad ke-20 yang menolak kaitan itu menyebut fenomena ini dengan sebutan Multiple Personality Disorder (MPD). Berikutnya, ketika nama itu dirasa tidak lagi sesuai, gejala ini diberi nama baru, Dissociative Identity Disorder (DID). DID atau kepribadian ganda dapat didefinisikan sebagai kelainan mental dimana seseorang yang mengidapnya akan menunjukkan adanya dua atau lebih kepribadian (alter) yang masing-masing memiliki nama dan karakter yang berbeda. Mereka yang memiliki kelainan ini sebenarnya hanya memiliki satu kepribadian, namun si penderita akan merasa kalau ia memiliki banyak identitas yang memiliki cara berpikir, temperamen, tata bahasa, ingatan dan interaksi terhadap lingkungan yang berbeda-beda. Walaupun penyebabnya tidak bisa dipastikan, namun rata-rata para psikolog sepakat kalau penyebab kelainan ini pada umumnya adalah karena trauma masa kecil. Untuk memahami bagaimana banyak identitas bisa terbentuk di dalam diri seseorang, maka terlebih dahulu kita harus memahami arti dari Dissociative (disosiasi). Disosiasi Pernahkah kalian mendapatkan pengalaman seperti ini: Ketika sedang bertanya mengenai sesuatu hal kepada sahabat kalian, kalian malah mendapatkan jawaban yang tidak berhubungan sama sekali. Jika pernah, maka saya yakin, ketika mendapatkan jawaban itu, kalian akan berkata "Nggak nyambung!". Disosiasi secara sederhana dapat diartikan sebagai terputusnya hubungan antara pikiran, perasaan, tindakan dan rasa seseorang dengan kesadaran atau situasi yang sedang berlangsung. Dalam kasus DID, juga terjadi disosiasi, namun jauh lebih rumit dibanding sekedar "nggak nyambung". Proses terbentuknya kepribadian ganda Ketika kita dewasa, kita memiliki karakter dan kepribadian yang cukup kuat dalam menghadapi masalah-masalah kehidupan. Namun, pada anak yang masih berusia di bawah tujuh tahun, kekuatan itu belum muncul sehingga mereka akan mencari cara lain untuk bertahan terhadap sebuah pengalaman traumatis, yaitu dengan Disosiasi. Dengan menggunakan cara ini, seorang anak dapat membuat pikiran sadarnya terlepas dari pengalaman mengerikan yang menimpanya. Menurut Colin Ross yang menulis buku The Osiris Complex (1995), proses disosiasi pada anak yang mengarah kepada kelainan DID terdiri dari dua proses psikologis. Kita akan mengambil contoh pelecehan seksual yang dialami oleh seorang anak perempuan. Proses Pertama: anak perempuan yang berulang-ulang mengalami penganiayaan seksual akan berusaha menyangkal pengalaman ini di dalam pikirannya supaya bisa terbebas dari rasa sakit yang luar biasa. Ia bisa mengalami "out of body experience" yang membuat ia "terlepas" dari tubuhnya dan dari pengalaman traumatis yang sedang berlangsung. Ia mungkin bisa merasakan rohnya melayang hingga ke langit-langit dan membayangkan dirinya sedang melihat kepada anak perempuan lain yang sedang mengalami pelecehan seksual. Dengan kata lain, identitas baru yang berbeda telah muncul. Proses Kedua, sebuah penghalang memori kemudian dibangun antara anak perempuan itu dengan identitas baru yang telah diciptakan. Sekarang, sebuah kesadaran baru telah terbentuk. Pelecehan seksual tersebut tidak pernah terjadi padanya dan ia tidak bisa mengingat apapun mengenainya. Apabila pelecehan seksual terus berlanjut, maka proses ini akan terus berulang sehingga ia akan kembali menciptakan banyak identitas baru untuk mengatasinya. Ketika kebiasaan disosiasi ini telah mendarah daging, sang anak juga akan menciptakan identitas baru untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan pengalaman traumatis seperti pergi ke sekolah atau bermain bersama teman. Salah satu kasus kepribadian ganda yang ternama, yaitu Sybil, disebut memiliki 16 identitas yang berbeda. Menurut psikolog, jumlah identitas berbeda ini bisa lebih banyak pada beberapa kasus, bahkan hingga mencapai 100. Masing-masing identitas itu memiliki nama, umur, jenis kelamin, ras, gaya, cara berbicara dan karakter yang berbeda. Setiap karakter ini bisa mengambil alih pikiran sang penderita hanya dalam tempo beberapa detik. Proses pengambilalihan ini disebut switching dan biasanya dipicu oleh kondisi stres. Ciri-ciri pengidap kepribadian ganda Ketika membaca paragraf-paragraf di atas, mungkin kalian segera teringat dengan salah seorang teman sekolah kalian yang suka mengubah-ubah penampilannya. Bagi kalian, sepertinya ia memiliki identitas yang berbeda. Atau mungkin kalian teringat dengan salah seorang teman kalian yang biasa tersenyum, namun secara tiba-tiba bisa dikuasai oleh emosi. Ketika amarahnya meledak, kalian bisa melihat wajahnya tiba-tiba berubah menjadi seperti "serigala". Bagi kalian, sepertinya identitas baru yang penuh amarah telah menguasainya. Apakah mereka pengidap DID? Bagaimana cara kita mengetahuinya? Jawabannya adalah pada identitas yang menyertai perubahan penampilan atau emosi tersebut. Misalkan teman kalian yang suka mengubah penampilan atau sering mengalami perubahan emosi tersebut bernama Edward. Jika ia mengubah penampilan atau mengalami perubahan emosi dan masih menganggap dirinya sebagai Edward, maka ia bukan penderita DID. Untuk mengerti lebih dalam bagaimana cara membedakannya, lihat empat ciri di bawah ini. Jika di dalam diri seseorang terdapat empat ciri ini, maka bisa dipastikan kalau ia mengidap DID atau kepribadian ganda. Ciri-ciri tersebut adalah:

  1. Harus ada dua atau lebih identitas atau kesadaran yang berbeda di dalam diri orang tersebut.
  2. Kepribadian-kepribadian ini secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut (Switching).
  3. Ada ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berkenaan dengan dirinya yang terlalu luar biasa untuk dianggap hanya sebagai lupa biasa.
  4. Gangguan-gangguan yang terjadi ini tidak terjadi karena efek psikologis dari substansi seperti alkohol atau obat-obatan atau karena kondisi medis seperti demam.
Dari empat poin ini, poin nomor 3 memegang peranan sangat penting. 98 persen mereka yang mengidap DID mengalami amnesia ketika sebuah identitas muncul (switching). Ketika kepribadian utama berhasil mengambil alih kembali, ia tidak bisa mengingat apa yang telah terjadi ketika identitas sebelumnya berkuasa. Walaupun sebagian besar psikolog telah mengakui adanya kelainan kepribadian ganda ini, namun sebagian lainnya menolak mengakui keberadaannya. Mereka mengajukan argumennya berdasarkan pada kasus Sybill yang ternama. Kasus Sybil Isabel Dorsett Salah satu kasus paling terkenal dalam hal kepribadian ganda adalah kasus yang dialami oleh Shirley Ardell Mason. Untuk menyembunyikan identitasnya, Cornelia Wilbur, sang psikolog yang menanganinya dan menulis buku mengenainya, menggunakan nama samaran Sybil Isabel Dorsett untuk menyebut Shirley. Dalam sesi terapi yang dilakukan oleh Cornelia, terungkap kalau Sybil memiliki 16 kepribadian yang berbeda, diantaranya adalah Clara, Helen, Marcia, Vanessa, Ruthi, Mike (Pria), Sid (Pria) dan lain-lain. Menurut Cornelia, 16 identitas yang muncul pada diri Sybil berasal dari trauma masa kecil akibat sering mengalami penyiksaan oleh ibunya. Kisah Sybil menjadi terkenal karena pada masa itu kelainan ini masih belum dipahami sepenuhnya. Bukunya menjadi best seller pada tahun 1973 dan sebuah film dibuat mengenainya. Namun, pada tahun-tahun berikutnya, keabsahan kelainan yang dialami Sybil mulai dipertanyakan oleh para psikolog. Menurut Dr.Herbert Spiegel yang juga menangani Sybil, 16 identitas yang berbeda tersebut sebenarnya muncul karena teknik hipnotis yang digunakan oleh Cornelia untuk mengobatinya. Bukan hanya itu, Cornelia bahkan menggunakan Sodium Pentothal (serum kejujuran) dalam terapinya. Dr.Spiegel percaya kalau 16 identitas tersebut diciptakan oleh Cornelia dengan menggunakan hipnotis. Ini sangat mungkin terjadi karena Sybil ternyata seorang yang sangat sugestif dan gampang dipengaruhi. Apalagi ditambah dengan obat-obatan yang jelas dapat membawa pengaruh kepada syarafnya. Kasus ini mirip dengan penciptaan false memory dalam pengalaman alien abduction yang pernah saya posting sebelumnya. Pendapat Dr.Spiegel dikonfrimasi oleh beberapa psikolog dan peneliti lainnya. Peter Swales, seorang penulis yang pertama kali berhasil mengetahui kalau Sybil adalah Shirley juga setuju dengan pendapat ini. Dari hasil penyelidikan intensif yang dilakukannya, ia percaya kalau penyiksaan yang dipercaya dialami oleh Sybil sesungguhnya tidak pernah terjadi. Kemungkinan, semua ingatan mengenai penyiksaan itu (yang muncul karena sesi hipnotis) sebenarnya hanyalah ingatan yang ditanamkan oleh sang terapis, Cornelia Wilbur. Jadi, bagi sebagian psikolog, DID tidak lain hanyalah sebuah false memory yang tercipta akibat pengaruh terapi hipnotis yang dilakukan oleh seorang psikolog. Tidak ada bukti kalau pengalaman traumatis bisa menciptakan banyak identitas baru di dalam diri seseorang. Menurut Dr.Philip M Coons:
"Hubungan antara penyiksaan atau trauma masa kecil dengan Multiple Personality Disorder sesungguhnya tidak pernah dipercaya sebelum kasus Sybil"
Dengan kata lain, jika kasus Sybil hanyalah sebuah false memory, maka runtuhlah seluruh teori dissosiasi dalam hubungannya dengan kelainan kepribadian ganda. Ini juga berarti kalau kelainan kepribadian ganda sesungguhnya tidak pernah ada. Perdebatan ini masih terus berlanjut hingga saat ini dan saya percaya kedua pihak memiliki alsan yang sama kuat. Jika memang DID benar-benar ada dan hanya merupakan gejala psikologi biasa, mengapa masih ada hal-hal yang masih belum bisa dijelaskan oleh para psikolog? Misteri Dalam DID Misalnya, ketika sebuah identitas muncul, perubahan biologis juga muncul di dalam tubuh sang pengidap. Kecepatan detak jantungnya bisa berubah, demikian juga suhu tubuhnya, tekanan darah dan bahkan kemampuan melihat. Lalu, identitas yang berbeda bisa memiliki reaksi yang berbeda terhadap pengobatan. Kadang, pengidap yang sehat bisa memiliki identitas yang alergi. Ketika identitas itu menguasainya, ia benar-benar akan menjadi alergi terhadap substansi tertentu. Lalu, misteri lainnya adalah yang menyangkut kasus Billy Milligan yang dianggap sebagai kasus DID yang paling menarik. Billy adalah seorang mahasiswa yang dihukum karena memperkosa beberapa wanita. Dalam sesi pemeriksaan kejiwaan, ditemukan 24 identitas berbeda dalam dirinya. Identitas yang mengaku bertanggung jawab atas tindakan pemerkosaan itu adalah seorang wanita. Identitas lain bernama Arthur yang merupakan orang Inggris dan memiliki pengetahuan luas. Dalam interogasi, Arthur ternyata bisa mengungkapkan keahliannya dalam hal medis, padahal Billy tidak pernah mempelajari soal-soal medis. Menariknya, Arthur ternyata lancar berbahasa Arab. Bahasa ini juga tidak pernah dipelajari oleh Billy. Identitas lain bernama Regan bisa berbicara dalam bahasa Serbia Kroasia. Billy juga tidak pernah mempelajari bahasa ini. Bagaimana Billy bisa berbicara dalam semua bahasa itu jika ia tidak pernah mempelajarinya? Misteri ini belum terpecahkan hingga hari ini. Kecuali tentu saja kalau kita menganggap Billy hanya mengalami kasus kerasukan setan dan tidak menderita DID.
read more...

Alasan Wanita Menolak Cinta Seorang Pria

Anda sering ditolak wanita saat mengajak berkencan? Penolakan bukan berarti wajah Anda kurang menawan, terkadang karena wanita memiliki masalah tertentu. 1. Anda Bukan Tipenya. Beberapa wanita menyukai tipe ideal tertentu. Beruntunglah Anda, jika ia menolak dengan alasan mempunya pacar. Namun, ada kalanya seorang wanita mempermainkan pria dengan menerima "sementara" ajakan itu dan meninggalkan Anda sesegera mungkin, setelah ia menemukan pujaan hatinya. 2. Sedang Patah Hati. Bila wanita sedang mengalami patah hati, jangan pernah berharap ajakan Anda diterima. Tipe wanita ini ingin istirahat sementara, agar ia bisa memahami dirinya yang sedang terluka. Berikanlah waktu untuknya dengan menjadi teman biasa. Jika dalam perjalanan menemui kecocokan, Anda berdua bisa naik ke tahap berikutnya. 3. Butuh Perhatian Penuh. Tidak bisa dipungkiri, wanita senang menjadi pusat perhatian dan dipuji pasangannya. Jika Anda mengincar wanita tipe ini, bersiaplah menghabiskan banyak waktu dan segala macam tuntutannya. Jika tidak, bersiaplah didepak olehnya.
read more...