Monday, January 31, 2011

Fakta Unik Kutub Utara Dan Kutub Selatan

Sebagian di antara Anda pasti sudah tahu bahwa penguin hanya ditemukan di Kutub Selatan. Jangan harap bertemu burung yang kelihatan imut-imut itu di kutub utara.

Meski serupa, sama-sama daratan di ujung planet Bumi yang didominasi es, kutub utara dan kutub selatan menyimpan banyak perbedaan. Penguin hanya salah satu contoh perbedaan saja.


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/archive/f/fe/20090822201540!Arctic_Ocean.png
Kutub Utara
http://www.world-atlas.biz/images/antarctica-map.gif
Kutub Selatan

Wilayah es Arktik di kutub utara pada dasarnya merupakan lautan beku yang dikelilingi daratan yang sering disebut lingkaran Arktik (Arctic Circle). Sebaliknya, Antartika di kutub selatan adalah daratan benua dengan wilayah pegunungan dan danau berselimut es yang dikelilingi lautan. Benua Antartika mengandung hampir 90 persen es di seluruh dunia. Jika dicairkan, seluruh es Antartika cukup untuk memenuhi tiga perempat kebutuhan air minum di seluruh dunia. Maka jangan heran kalau Pangeran Mohammed Al Faisal dari Saudi Arabia pernah berencana mengangkut 100 juta ton es dari Antartika ke negaranya.
Benua Antartika jauh lebih dingin daripada Arktik sehingga bahkan terdapat lapisan es di sana yang tidak pernah meleleh sepanjang sejarah. Temperatur rata-ratanya -49 derajat Celcius.

Suhu terdingin pernah tercatat pada 21 Juli 1983 sebesar -89,6 derajat Celcius di Stasiun Vostok, dekat kutub geomagnetik selatan. Sementara Arktik memiliki temperatur rata-rata lebih tinggi sekitar -34 derajat Celcius.
Karena suhu yang lebih hangat ini, terbentuknya lubang ozon di atas kutub utara tidak separah kutub selatan. Sebab, suhu yang lebih hangat menyebabkan pembentukan awan stratosfer yang merusak lapisan ozon lebih sedikit.

Meski demikian, lapisan stratosfer di atas kutub utara mengalami pendinginan dari tahun ke tahun sehingga lubang ozon semakin besar. Mungkin tak akan sebasar lubang ozon di Antartika yang mencapai luas benua Eropa.
Daratan es yang didominasi lapisan es tipis di Arktik lebih mudah retak saat musim panas tiba. Bahkan, laporan terakhir menyebutkan, ratakan es telah melanda seluruh bagian Arktik saat tiba musim panas.

Di Antartika retakan lapisan es melanda wilayah-wilayah tepian saja namun sekali lepas, pulau es yang mengapung bisa berlayar dari Antartika sampai ke Selandia Baru.
Sampai saat ini, wilayah Kutub Utara masih menjadi rebutan di antara negara-negara adikuasa. Russia sudah buru-buru mengklaim kekuasaannya di kutub utara dengan menancapkan bendera di dasar perairannya tahun lalu.

Russia sudah menyipakan pengeboran gas di Lomonosov Ridge, barisan pegunungan bawah laut pada kedalaman 1920 meter untuk memperoleh 10 miliar ton gas.
Tetapi, AS juga tak mau kalah dengan mengirim kapal pemecah es Coast Guard untuk memetakan kembali batas wilayahnya di Alaska sebelum lapisan es di sana terus menyusut karena pemanasan global. Badan Survei Geologi AS memperkirakan terdapat kandungan minyak di bawah Arktik sampai seperempat kandungan minyak dunia.
Meski Kutub Selatan diperkirakan juga menyimpan minyak terutama di sekitar Laut Ross, kemungkinan ditambang saat ini sangat kecil. Antartika telah mendapat perlindungan sesuai Traktat Antartika yang melarang siapapun melakukan segala bentuk eksplorasi minyak dan menjadikan Antartika kawasan damai serta riset bersama.
Sepanjang sejarah, Antartika memang tidak pernah dikuasai siapapun dan tidak ada penduduk asli di sana. Kontras sekali dengan wilayah lingkaran Arktik yang terdapat beberapa kota berpenduduk seperti Barrow di Alaska, Tromso, Norwegia, serta Muramansk dan Salekhaard, Russia. Di kutub utaralah orang-orang Eskimo bermukim.
Selain itu juga, hanya di Arktik saja beruang kutub bisa ditemukan secara alami. Mungkin ini juga alasan paling kuat mengapa penguin yang hanya ditemukan di kutub selatan tidak pernah menggunakan sayapnya untuk terbang.

Hidup di wilayah kekuasaan masing-masing, penguin dan beruang kutub sama-sama makan ikan dan menempati puncak rantai makanan.

Kutub Utara

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBqy-WFi09X7HRbzmdwWUEDbu4cVGG6zs8TOZmuoVNVQW0DyPWn40O8QbLSDFj_Pjel6_Wjr6zB-OFTfatrs1vBV2CtpElJqmCczBZBsyLUKOnMY6Cl-sNivKxWCRjHetmb16WWgjh3Sc/s1600/pole533.jpg

http://nananneng2.files.wordpress.com/2010/08/kutub-utara1.jpg

http://herwin.files.wordpress.com/2009/07/north-pole-bears.jpg

http://www.veeriku.tartu.ee/~ppensa/polar_bear1.jpg

http://img692.imageshack.us/img692/108/venhaus.jpg

http://kaospesanan.files.wordpress.com/2010/08/2auroraborealisalaska.jpg

Kutub Selatan

http://www.theglobal-review.com/images/news//kutub%20selatan.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhatWji_1QhOU_fZ42-QjRVjNi4hO9eQAB-wOuNZaAsvW1jEL2cpXZamYRl360Um2Ln-QxYkqYW7KB_BywxK1kfhN-VuUrEsPhaWqKrsjsPKMp67152zKlkVQcaMxPP7FdUTgcBlZoDnJM/s1600/0405_p7antartica.jpg

http://www.nmb.bs.ch/unterpinguinen.jpg

http://indohijau.net/wp-content/uploads/2009/07/antartika-little.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivh55l_Cv1uL9W86-BgDKRzDYjUHGSiJpbMdl1jqh4dN1xwG12E7tbTAzAzBBr2fSJCGsGYKhbzJzOxGjnPUynudt9gMTlPledg5XxNSpDO5Xb-9xqcauOLGAcCPVWrKjnhBJ78uHPCwX-/s400/kutub+selatan.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTFHCzeFqqVpv0voDWho30pKHvX2g2qp9F2FtwYUNrvWMqju4pD3ScjJfxNOv3uAwLt3oIFWZQlaa5eJ98iRaNKcCj7c5-VTCERvRq2R9e0K58Q-jJuXgNzkqycXNgHgPelvMR1uLwQ3o/s1600/South-Pole.jpg

Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2010/12/fakta-unik-kutub-utara-dan-kutub.html#ixzz1CafvVXb1
read more...

10 Peristiwa Terbesar Tahun 2010 Versi Majalah Times

Kaleidoskop majalah Times, AS, memuat “10 besar” berita utama di seluruh dunia, yakni:
1. Gempa Haiti
12 Januari 2010, negara Amerika Latin, Haiti, mengalami gempa bumi dahsyat dengan 7.0 skala richter. Ibukota Port-au Prince berubah menjadi puing, sebagian besar bangunan di dalam kota hanya tersisa reruntuhan dinding dan potongan pilar dimana-mana. Beberapa jam pasca gempa, lebih dari 1 juta orang kehilangan tempat tinggal. Gempa itu telah merenggut 230.000 korban tewas dan 100.000 orang lebih terluka.
Setelah menderita kerugian yang begitu besar, salah satu negeri termiskin di belahan bumi barat itu, sulit sekali pulih dengan baik dari bencana, hingga kini masih saja terdapat puluhan ribu orang yang tinggal di tempat pengungsian sementara. Selama beberapa bulan terakhir ini, di Haiti telah merebak wabah kolera, dewasa ini lebih dari 300 orang yang tertular kolera telah tewas, meski dalam masa pemilu, kemungkinan tidak akan membawa perubahan efektif yang cepat bagi Haiti.
2. WikiLeaks
Sebagai situs yang khusus “membocorkan” rahasia pemerintah dan dokumen sensitif, 2010 tak diragukan lagi merupakan tahun terdongkraknya popularitas situs WikiLeaks. Laiknya ia telah melepaskan 2 buah bom super besar, sehingga menimbulkan gejolak dahsyat di masyarakat internasional. Boleh dikatakan situs ini, dengan metode pengungkapan rahasia ”tanpa ampun” laiknya hujan badai, menyapu dengan dahsyat tanah pedalaman penyimpan rahasia informasi abad-21 tersebut, serta telah mengagetkan para pakar IT dan teknik pengamanan.
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, kemungkinan menjadi orang yang tertawa paling akhir. Situs WikiLeaks menyatakan, tak akan kenal kata menyerah dalam hal “membocorkan” pekerjaan “Agung” ini hingga tuntas.

(INTERNET)
3. Penyelamatan Chili
5 Agustus 2010, di pertambangan emas dan tembaga San Jose di gurun Etakama sebelah utara Chili terjadi kecelakaan lorong tambang. Sebanyak 33 pekerja tambang terkubur di dalam sumur tambang di kedalaman 700 meter, setelah 17 hari berlalu baru ditemukan. Untungnya, kondisi kesehatan mereka cukup baik. Maka sebelum memperoleh cara penyelamatan ke atas bumi, mereka perlu menunggu di dalam sumur selama 2 bulan lebih.
Proses evakuasi telah memperoleh sorotan segenap media global, nasib para pekerja tambang yang terkurung itu mengetuk hati semua orang. Kehidupan selama 69 hari di dalam sumur, tidak sampai membuat mereka pesimis, sebaliknya, seiring dengan pengembangan rencana penyelamatan oleh yang berwenang dan di bawah dorongan para keluarga, beserta para sahabat siang dan malam, 33 pekerja tambang itu pada akhirnya seluruhnya secara sukses berhasil dikeluarkan dari sumur tambang.
4. Banjir besar di Pakistan
Sejak akhir Juli tahun ini, telah turun hujan tiada henti di Pakistan, wilayah barat laut mengalami banjir terparah selama 80 tahun terakhir, air bah itu telah menyebabkan 2.000 orang tewas dan 650.000 rumah hancur, 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal, sekitar 21 juta orang di berbagai strata sosial menjadi pengungsi. 550.000 hektar lahan pertanian tenggelam, diperkirakan 10 juta ekor ternak tewas, kerugian ekonomi minimal mencapai 43 miliar dollar AS (Rp 387 triliun).
Pihak pemerintah Pakistan menyatakan, kerugian yang diakibatkan air bah kali ini barangkali membutuhkan beberapa tahun baru secara bertahap dapat dipulihkan.
5. Semenanjung Korea
Laporan menunjukkan, pada 26 Maret 2010 malam, Kapal Cheon An milik Korsel meledak di perairan barat Korsel dan tenggelam, sejumlah 104 tentara dan perwira di atas kapal itu hanya tersisa 58 orang yang dapat diselamatkan. Korsel bersikeras kejadian itu ulah dari torpedo yang ditembakkan Korut, namun pihak Korut membantahnya.
Sejak kejadian tersebut, suasana semenanjung Korea sulit diubah menjadi santai. Laporan pemeriksaan pihak militer Korsel akhirnya menuding Korut atas kejadian Kapal Cheon An dan bersama AS melancarkan Latihan Militer Triwulanan di perairan semenanjung Korea. Berulang kali mereka melakukan latihan militer gabungan dengan niat mengirim sinyal “jelas” kepada Korut tentang “power” militer kedua negara itu.


(INTERNET)
6. Piala Dunia Afrika Selatan
Bagi para penggila bola yang paling diperhatikan pada tahun ini tentu adalah Piala Dunia Afrika Selatan, kejuaraan kali ini untuk kali pertama dilangsungkan di Benua Afrika. Meski sebelum kejuaraan dimulai ada media yang menyangsikan penyelenggaraan kejuaraan internasional skala besar oleh Afrika Selatan ini, namun setelah kejuaraan berlangsung, keraguan seperti ini juga otomatis sirna. Mata seluruh masyarakat dunia tertuju pada kontinental hitam bersejarah panjang namun serba misterius ini.
Piala Dunia putaran kali ini, tentu ada suka-dukanya dan derita-gembira. Luapan kegembiraan tim pemenang tak usah diulas lagi, Messi, Schneider, Kaka dan lain-lain, meneteskan air mata penyesalan di arena pertandingan.
7. Yaman: perang anti terorisme
Pada hari Natal 2009, Umar Farouq Abdul Mutallab seorang yang dicurigai sebagai anggota teroris asal Nigeria, berupaya sebelum pesawat jurusan AS mendarat di Detroit, meledakkan bom dari celana dalamnya, namun gagal. Ia pernah menerima pelatihan organisasi di pangkalan Yaman yang terungkap sesudah kejadian. Organisasi itu mengklaim bertanggung jawab atas kejadian ini, maka dalam sekejab Yaman – negeri paling miskin dengan ketertiban paling kacau di wilayah Timur Tengah, telah menyeruak di hadapan mata seluruh dunia.
Obama mengumumkan, AS akan bekerja-sama dengan Yaman dalam menghantam organisasi “pangkalan”, dengan tergesa mendorong secara masif langkah pengamanan bandara dan telah menuai polemik berskala besar serta maraknya keluhan masyarakat atas pemeriksaan melekat dan mesin pemindai bandara yang dapat melihat tembus seluruh pakaian yang menempel di tubuh.
8. Kendala keuangan Eropa
Awal 2010, krisis utang Sovereign mulanya meletus di Yunani untuk kemudian dengan pesat meluas ke negara Eropa lainnya. Diantara 27 negara Uni Eropa, nyaris seluruh negara memprediksi rapor merah atau level hutang publik pada melampaui batas atas yang diperbolehkan UE, antara lain rapor merah dan hutang Yunani pada tahun lalu bahkan mencapai 13,6% dan 113% dari Produk Domestik Bruto.
Rapor merah dan hutang publik yang begitu tinggi membuat para investor mulai menyangsikan daya Solvabilitas pemerintah. Harga finansial dari sebagian negara bertendensi meningkat terus, hingga akhirnya tiba pada jalan buntu. Demi menghadapi krisis ini, termasuk Yunani yang anggota UE berduyun-duyun menyodorkan Rencana Penghematan Fiskal dengan isi utama pengurangan pengeluaran publik dan peningkatan beban pajak.
9. Perang anti narkoba Meksiko
Presiden Meksiko Felipe Calderon sejak naik panggung pada 2006, sudah lantas melaksanakan kebijakan “Pengumuman perang terhadap narkoba”, namun sampai 2010, problema penyuapan pihak kepolisian belum juga memperoleh pembenahan. Sebaliknya, kebijakan keras anti narkoba menimbulkan ketidak-puasan para pedagang narkoba, kekerasan yang menyangkut narkoba semakin merajalela.
Menurut data statistik istana kepresidenan Meksiko, dalam 4 tahun ini telah menyergap 125 orang anggota dan pentolan grup perdagangan narkoba, merampas 93.000 unit senjata. Nilai narkoba yang berhasil disita mencapai 10,938 miliar dollar AS (Rp 98,4 triliun), menyita uang tunai sebanyak 434,6 juta dollar AS (Rp 3,91 triliun) dan memberikan pukulan telak terhadap grup perdagangan narkoba.
10. Pasukan Kaos Merah Thailand
Sejak kudeta militer yang terjadi di Thailand pada 2006, “Pasukan Kaos Kuning” dan “Pasukan Kaos Merah” tampil silih berganti, politik jalanan semakin dimainkan semakin seru. Rapat umum dan bentrokan selama 2 bulan antara Maret-Mei 2010, minimal telah menimbulkan korban tewas 88 orang dan 200 lebih terluka, menjadi peristiwa paling berdarah selama 18 tahun ini di Thailand.
Perkelahian jalanan juga membuat Thailand langsung menderita kerugian ekonomi sebanyak 4,6 miliar dollar AS (Rp 41,4 triliun), industri pariwisata mengalami dampak serius dan sebagian besar karyawannya kehilangan tempat kerja.

Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2010/12/10-peristiwa-terbesar-tahun-2010-versi.html#ixzz1CafhbZRU
read more...

14 Negara Tergagal di Dunia

1. Somalia

Somalia adalah sebuah negara di pesisir Afrika Timur yang ada secara de jure. Somalia tidak mempunyai otoritas pemerintah pusat yang diakui, tidak ada mata uang nasional atau ciri-ciri lain yang berhubungan dengan sebuah negara berdaulat. Otoritas secara de facto berada di tangan pemerintah yang tidak diakui, yaitu Somaliland, Puntland dan gembong militan kecil yang saling bermusuhan, di mana ketiga-tiganya memimpin pemerintahan oposisi. Somalia telah menduduki peringkat 1 Failed State Index selama beberapa tahun terakhir.
2. Zimbabwe

Perekonomian Zimbabwe terus mengalami kemorosotan selama beberapa waktu ini. Inflasi negeri ini terus meningkat hingga 2,2 juta persen,[1] yang menjadi inflasi tertinggi di dunia.[2] Akibat inflasi yang tinggi tersebut, bank sentral Zimbabwe sudah mengeluarkan 4 versi mata uang sampai sekarang. Terakhir kali bank sentral Zimbabwe mengeluarkan pecahan $ 100,000,000,000,000 (100 triliun dolar!!!!) yang menjadi uang dengan nominal terbesar didunia yang kemudian digantikan dengan dolar versi ke-4 dimana setiap $ 100,000,000,000,000 (100 triliun dolar) uang lama digantikan menjadi $1 uang baru. Dengan ekonomi yang terus memburuk sekarang bank sentral Zimbabwe memutuskan untuk membolehkan rakyatnya menggunakan mata uang dolar Amerika sebagai mata uang mereka untuk menstabilkan kembali ekonomi Zimbabwe.
3. Sudan

Sudan adalah negara yang terletak di timur laut Afrika. Sudan adalah Negara terluas di Afrika dan di daerah Arab dan Negara terluas kesepuluh di dunia. Lokasi sekolah terkonsentrasi di sejumlah daerah perkotaan, yang mana sejumlah sekolah yang terletak di bagian Selatan dan Barat telah rusakbahkan hancur akibat konflik di Negara tersebut.
Pada tahun 2001, Bank Dunia memperkirakan bahwa partisipasi murni siswa Sekolah Dasar adalah 46% dan 21 persen dari pelajar sekolah menengah yang terdiri dari siswa yang memenuhi syarat. Tingkat kelangsungan pendidikan di Sudan sangat bervariasi, di beberapa provinsi bahkan hanya mencapai di bawah 20 persen. Sudan memiliki 19 universitas berbahasa Arab. Pendidikan di tingkat menengah dan pendidikan tinggi di universitas mengalami masalah penghambat yang serius disebabkan oleh sebagian besar penduduk berjenis kelamin laki-laki melaksanakan dinas militer sebelum dapat menyelesaikan pendidikan mereka.
4. Chad

Chad dalah sebuah negara di Afrika Tengah yang terkurung daratan. Chad berbatasan dengan Libya di sebelah utara; Republik Afrika Tengah di selatan; Niger di barat; Sudan di timur; dan Nigeria serta Kamerun di barat daya. Disebabkan oleh jaraknya dan kebanyakan kawasannya yang beriklim gurun, negara berkenaan dirujuk sebagai ‘jantung mati Afrika.’ Sebagai negara bekas jajahan Perancis yang terbesar, Chad termasuk negara miskin. Lebih dari 75% penduduknya berada dalam keadaan melarat. Pada 2000-an, keadaan sudah relatif membaik karena pendapatan per kapitanya sudah melebihi US$1.000.
5.Republik Demokratik Congo

Perang bersaudara berlangsung berkepanjangan di Kongo sejak 1998 yang menghancurkan serta menyeret seluruh wilayah tersebut dan negara-negara di sekitarnya. Aksi kekerasan tersebut telah menghancurkan infrastruktur dan perekonomian negara tersebut hingga akhirnya PBB mengambil alih permasalahan di negara itu dan memaksa Presiden Joseph Kabila menyelenggarakan Pemilihan Umum pada 30 Juli 2006.
6.Irak

Irak adalah sebuah negara di Timur Tengah atau Asia Barat Daya, yang meliputi sebagian terbesar daerah Mesopotamia serta ujung barat laut dari Pegunungan Zagros dan bagian timur dari Gurun Suriah. Negara ini berbatasan dengan Kuwait dan Arab Saudi di selatan, Yordania di barat, Suriah di barat laut, Turki di utara, dan Iran di timur. Irak mempunyai bagian yang sangat sempit dari garis pantai di Umm Qashr di Teluk Persia.
7. Afghanistan

Afghanistan merupakan sebuah negara yang relatif miskin, sangat bergantung pada pertanian dan peternakan. Ekonominya melemah akibat kerusuhan politik dan militer terkini, tambahan kemarau keras dengan kesulitan bangsa antara 1998-2001. Sebagian penduduk mengalami krisis pangan, sandang, papan, dan minimnya perawatan kesehatan. Kondisi ini diperburuk oleh operasi militer dan ketidakpastian politik. Inflasi menyisakan banyak masalah. Menyusul perang koalisi yang dipimpin AS yang menimbulkan jatuhnya Taliban pada November 2001 dan pembentukan Otoritas Interim Afganistan (AIA) yang diakibatkan dari Persetujuan Bonn Desember 2001, usaha Internasional untuk membangun kembali Afganistan ditujukan di Konferensi Donor Tokyo untuk Rekonstruksi Afganistan pada Januari 2002, di mana $4,5 juta dikumpulkan untuk dana perwalian yang akan diatur oleh Bank Dunia. Wilayah prioritas untuk rekonstruksi termasuk konstruksi pendidikan, kesehatan, dan fasilitas kesehatan, peningkatan kapasitas administratif, perkembangan sektor pertanian, dan pembangunan kembali jalan, energi, dan jaringan telekomunikasi.
8.Republik Afrika Tengah

Pada asalnya satu koloni negara Perancis, Republik Afrika Tengah merdeka pada tahun 1960. Negara baru ini dengan cepat jatuh pada pemerintahan diktator dibawah presiden pertamanya, David Dacko. Pada tahun 1966 Dacko digulingkan oleh sepupunya, Jean Bedel Bokassa yang mendirikan kerajaan militan dan menjadi diktator yang berperangai rumit. Pada tahun 1976 Bokassa mendeklarasikan dirinya sebagai maharaja dan dinobatkan dalam upacara yang serba mewah dan mahal yang dikritik oleh banyak negara lain. Dia juga kerap melanggar hak asasi manusia serta menyokong gerakan anti-Perancis. Akibatnya, pemerintahan Perancis mendukung suatu kup terhadap pemerintahannya dan pada 1979 Dacko kembali berkuasa di negara tersebut. Pemberontakan yang kedua terjadi pada 1981, dan pemerintahan demokrasi mulai berkuasa pada 1993. Namun pada 2003, suatu kudeta terjadi sekali lagi, di mana François Bozizé mengambil alih kekuasaan.
9. Guinea

Sebelumnya diketahui sebagai Guinea Prancis (bahasa Inggris: French Guinea), sekarang negeri ini kadang-kadang disebut Guinea-Conakry untuk membedakannya dengan tetangganya, Guinea-Bissau. Ibukota, pusat pemerintahan, dan kota terbesarnya adalah Conakry.
10. Pakistan

adalah sebuah negara yang terletak di Asia Selatan. Pakistan berbatasan dengan India, Iran, Afganistan, China dan Laut Arab. Dengan lebih dari 150 juta penduduk, Pakistan menduduki peringkat keenam negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Ia juga menduduki peringkat ketiga dalam negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia (setelah Indonesia dan India) dan juga salah satu anggota penting OKI.
11. Pantai Gading

Pantai Gading adalah sebuah negara di Afrika Barat yang berbatasan dengan Liberia, Guinea, Mali, Burkina Faso, dan Ghana di sebelah barat, utara dan timur serta dengan Teluk Guinea di sebelah selatan. Sebagai salah satu negara termakmur di wilayah tropis Afrika Barat, perkembangan ekonominya telah dikikis oleh kekacauan politik yang ditimbulkan oleh korupsi dan penolakan reformasi.
12. Haiti

Negara yang terkena salah satu gempa terdahsyat tahun lalu ini memiliki GDP per kapita sebesar 790 USD atau sekitar $2/orang/hari!!
13. Burma (Myanmar)

adalah sebuah negara di Asia Tenggara. Negara seluas 680 ribu km² ini telah diperintah oleh pemerintahan militer sejak kudeta tahun 1988. Negara ini adalah negara berkembang dan memiliki populasi lebih dari 50 juta jiwa. Ibu kota negara ini sebelumnya terletak di Yangon sebelum dipindahkan oleh pemerintahan junta militer ke Naypyidaw pada tanggal 7 November 2005.
Pada 1988, terjadi gelombang demonstrasi besar menentang pemerintahan junta militer. Gelombang demonstrasi ini berakhir dengan tindak kekerasan yang dilakukan tentara terhadap para demonstran. Lebih dari 3000 orang terbunuh.
Pada pemilu 1990 partai pro-demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi memenangi 82 persen suara namun hasil pemilu ini tidak diakui rezim militer yang berkuasa.
14. Kenya

Kenya adalah republik demokrasi perwakilan dengan sistem presidensial, di mana Presiden Kenya menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan sekaligus. Negara ini juga memakai sistem multipartai. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh pemerintah, yang juga memegang kekuasaan legislatif bersama National Assembly. Kekuasaan yudisial tidak dipengaruhi oleh dua kekuasaan tersebut.

read more...

2010, Terpanas Sepanjang 130 Tahun Terakhir

http://hoelanhazard.student.umm.ac.id/files/2010/06/global_warming.jpg
Tahun meteorologi 2010, yang berakhir 30 November lalu adalah tahun terpanas sepanjang 130 tahun terakhir. Kesimpulan itu dilansir oleh NASA. Badan antariksa Amerika Serikat itu mencatat bahwa rata-rata temperatur global baik di darat ataupun laut mencapai 14,64 derajat Celcius.

Dibanding tahun 1951 dan 1980, periode yang umum digunakan oleh ilmuwan sebagai basis perbandingan, tahun 2010 tercatat lebih panas hingga 0,65 derajat Celcius.

Suhu tahun 2010 juga sedikit di atas tahun terpanas sebelumnya yakni tahun 2005. Ketika itu temperatur di seluruh dunia secara rata-rata mencapai 14,53 derajat Celcius.

“Faktor pemicu utama peningkatan suhu adalah kawasan Arktik. Pada November, temperatur di kawasan kutub utara itu 10 derajat Celcius di atas normal,” kata James Hansen, klimatolog NASA dan Director Goddard Institute, seperti dikutip dari keterangannya, 12 Desember 2010.

Di bulan itu, kata Hansen, es di lautan kutub utara tidak ada. Padahal umumnya, pada periode November, perairan Arktik adalah gudang bongkahan es.

Perairan yang tidak dipenuhi es menyerap lebih banyak radiasi matahari dibanding perairan yang diliputi oleh es. Sebab, kata James, es mampu memantulkan kembali sebagian radiasi ke ruang angkasa.
Sebelumnya pada Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim, yang digelar Desember 2009 lalu, badan cuaca Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Meteorological Organization (WMO) melansir bahwa dekade lalu merupakan masa terpanas sejak 1850, dan tahun 2009 menjadi salah satu dari lima tahun dengan iklim paling panas.

“Dekade 2000-2009 kemungkinan besar merupakan dekade yang memecahkan rekor sebagai dekade paling panas, lebih panas dibanding tahun 1990-an, 1980-an, dan dekade lainnya,” kata Michel Jarraud, sekretaris jenderal WMO dalam sebuah konferensi pers.

Tahun 2009 menjadi tahun kelima paling panas, menggantikan tahun 2003. Menurut badan antariksa NASA, urutan tahun terpanas sejak 1850 adalah tahun 2005, 1998, 2007, 2006, dan kemudian tahun 2009.

Nah, dari data yang dihimpun NASA diketahui bahwa tahun 2010 suhu rata-rata global jauh lebih panas dibanding tahun-tahun itu.

Sudah Diramal
http://www.icebergcanada.com/images/contenu/iceberg-and-the-environment.jpg
Bencana alam yang terjadi di sejumlah kawasan di seluruh dunia, seperti Pakistan, China, Rusia, Jepang, dan melelehnya es di Arktik sebenarnya sudah diprediksi oleh The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) beberapa tahun lalu.

Pakistan dilanda hujan terus-menerus sehingga banjir, sementara Rusia mengalami cuaca paling panas dalam 1.000 tahun terakhir. Kejadian-kejadian sepanjang Juli sampai Agustus 2010 ini telah diprediksi ilmuwan cuaca.

Saat ini para ilmuwan sedang berupaya mencari cara yang paling akurat guna memprediksi cuaca ekstrem ini. Pada Agustus lalu para ilmuwan itu menggelar rapat yang disponsori Perserikatan Bangsa-bangsa, Amerika Serikat dan Inggris.

“Tak ada lagi waktu yang boleh terbuang karena rakyat harus disiapkan untuk menghadapi pemanasan global,” kata Peter Scott, klimatolog pemerintah Inggris.

Pada 2007 IPPC telah memprediksi bahwa peningkatan temperatur akan menghasilkan gelombang panas dan hujan yang intens. Dalam laporan yang menghasilkan penghargaan Nobel, IPPC melaporkan bahwa tahun 2007 sebuah peningkatan gelombang panas telah terdeteksi.

Suhu Ekstrim di 2010
http://media.englishrussia.com/moscow_summer_2010/8.jpg
Di Rusia, untuk pertama kalinya suhu Moskow mencapai 37,8 derajat Celcius. Panas setinggi itu membakar hutan dan mengeringkan lahan gambut yang lalu mudah terbakar. Rusia dikepung kabut asap beracun. Kematian 700 jiwa per hari.

Sebelumnya, tahun 2007, laporan IPCC memprediksi bahwa bencana kekeringan di Rusia akan meningkat dua kali dan kemungkinan kebakaran selama bertahun-tahun. Rusia juga disebut akan kehilangan hasil pertanian.

Di Pakistan, hujan lebat terus-menerus selama 36 jam membuat sungai Indus di Pakistan meluap. Diperkirakan 14 juta rakyat Pakistan dihantam banjir. Pemerintah Pakistan menyebutnya bencana terburuk dalam sejarah bangsa itu.

Padahal, di tahun 2007, IPPC sudah melaporkan bahwa akan terjadi hujan terlebat selama 40 tahun terakhir di utara Pakistan dan memprediksi banjir dahsyat akan melanda bagian selatan Asia ini.

Di China, negara berpopulasi terbesar di dunia, dilanda banjir yang disebut terburuk selama satu dekade terakhir, terutama di provinsi di barat laut, Gansu. Banjir dan longsor menewaskan 1.117 orang dan melenyapkan 600 orang.

Dalam laporan tahun 2007, IPPC menyatakan hujan meningkat di barat laut China 33 persen dibanding 1961. Banjir di sekujur negeri itu meningkat tujuh kali dibanding 1950. Dan banjir akan sering terjadi di abad ini.

Selain banjir, China juga dilanda suhu ekstrim pada 5 Juli 2010. Menurut laman harian The Daily Mail, temperatur di Beijing bahkan sudah lebih dari 40 derajat Celcius pada hari itu. Menurut data dari Badan Meteorologi Nasional China (NMC), level itu merupakan yang tertinggi sejak 1951.

Di Jepang, hawa panas yang melanda, setidaknya telah menelan korban jiwa sebanyak 66 orang dan membuat 15 ribu orang harus dirawat di rumah sakit -- mereka terserang penyakit karena suhu udara yang terlalu tinggi.

Wilayah Jepang terpanggang sejak musim hujan berakhir di awal Juli. Menurut badan meteorologi Jepang, seperti dikutip dari laman Straits Times, suhu udara melonjak mencapai 35 derajat Celcius.

Di kawasan Arktik, sebuah bongkahan es seluas 260 kilometer persegi terlepas dan mengapung di barat laut Greenland. Bongkahan es ini adalah bongkahan terbesar sepanjang sejarah yang memisahkan diri dari Arktik. Es yang mencair itu juga menyebabkan kenaikan permukaan air laut.

Sebagai akibat dari ekspansi cuaca panas ke kawasan kutub, kenaikan permukaan air laut di seluruh dunia mencapai 3,4 milimeter per dekade. Kenaikan ini mencapai dua kali lipat dibanding angka di abad 20.

Krisis Makanan
http://www.boston.com/lifestyle/green/greenblog/drought.jpg
Menurut Arif Satria, Ketua Umum Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) dalam keterangannya, 23 Oktober 2010, secara global kenaikan harga pangan dunia mencapai 35%. Pemerintah diminta bergerak cepat mengatasi ancaman krisis pangan yang akan melanda dunia tahun depan.

Krisis pangan disebabkan oleh melambungnya harga bahan pangan, kegagalan pangan di berbagai negara dan cuaca ekstrim. Sebagai contoh, kata Arif yang juga Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, harga benih jagung naik hingga 36%, harga benih gandum yang mencapai 72%. Sedangkan pupuk melonjak hingga 59% dan harga pakan 62%.

Menurut Arif, cuaca ekstrim di berbagai belahan dunia seperti gelombang panas dan kebakaran hutan di Rusia (Juni 2010), banjir akibat hujan lebat di Pakistan, longsor akibat hujan lebat di China (7 Agustus 2010), pecahnya es di Greenland (5 Agustus 2010), kekeringan dan kebakaran di Australia, suhu panas di Amerika merupakan pemicu krisis pangan.

“Bahkan sampai pertengahan tahun depan, intensitas dan frekuensi kejadian cuaca ekstrim akan lebih sering terjadi. Perubahan iklim global diproyeksikan akan berdampak pada produksi pangan. Saat ini negara-negara produsen cenderung mengamankan produksinya untuk kebutuhan dalam negeri,” ujar Arif.

Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2010/12/2010-terpanas-sepanjang-130-tahun.html#ixzz1Caf9fcPm
read more...